trubus.id
Perusahaan di Belanda Kembangkan Peternakan Terapung Pertama di Dunia

Perusahaan di Belanda Kembangkan Peternakan Terapung Pertama di Dunia

Syahroni - Senin, 10 Sept 2018 14:45 WIB

Trubus.id -- Kendala minimnya lahan untuk membuka peternakan, sedikit banyak sudah mulai teratasi di Belanda. Tak hanya mengatasi masalah lahan, inovasi peternakan baru ini juga bisa memangkas biaya pengiriman hasil produk ke pasaran.

Yah, belum lama ini, sebuah perusahaan di negeri kincir angin itu mengembangkan peternakan sapi perah lepas pantai. Peternakan sapi ini dibangun di atas beton apung di lepas pantai Rotterdam. Letaknya berada sekitar 80 kilometer di barat daya kota Amsterdam.

Seperti dilansir dari NBCNews, tempat ini diklaim sebagai peternakan apung pertama di dunia. Peternakan terapung tersebut dapat memproduksi susu dan yogurt di dekat pusat kota Rotterdam. Pemilihan lokasi ini juga disebut sebagai salah satu upaya mengurangi biaya angkut bahan makanan langsung ke pusat kota. 

"70 persen permukaan bumi adalah air, sementara populasi dunia bertambah dan ketersediaan lahan terbatas, untuk itu kami harus mencari cara lain untuk memproduksi makanan segar kepada warga untuk mengurangi biaya transportasi," ujar Minke van Wingerden, ketua proyek pembangunan peternakan ini seperti dikutip NBCNews. 

Rencananya, peternakan ini akan dibuka pada musim gugur tahun ini. Sapi-sapi ini akan mulai menempati ruang peternakan pada November mendatang. Pada bulan Desember, peternakan ini akan mulai memproduksi 200 galon susu dan yogurt per hari. 

Selain memproduksi bahan makanan, tempat ini juga menyediakan pupuk dari kotoran sapi. Kotoran tersebut dikumpulkan dengan menggunakan robot. Sapi-sapi di peternakan ini akan dikumpulkan di lantai kedua. Lantai ini akan berfungsi khusus sebagai kandang sapi. 

Sapi-sapi tersebut akan diperah secara otomatis oleh robot. Sementara lantai atasnya merupakan kebun penuh rumput dan tanaman sebagai bahan pakan sapi di peternakan. Pada lantai paling bawah terdapat tempat pengolahan dan pengepakan produk susu. 

Meski sudah mendapatkan pakan dari peternakan, ternak-ternak tersebut juga bisa keluar untuk merumput di daerah terdekat. Bangunan peternakan ini akan ditambatkan ke dasar pelabuhan, sehingga tetap stabil saat cuaca badai. 

"Kami menanyakan pada dokter hewan di Utrecht apakah sapi-sapi tersebut akan mabuk laut buruk saat badai, tetapi mereka menyatakan tidak," ungkap Wingerden. 

Editor : Syahroni

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020