trubus.id
Longsor di Limbangan Bikin Salak Hasil Panen Susah Dijual

Longsor di Limbangan Bikin Salak Hasil Panen Susah Dijual

Syahroni - Senin, 27 Agu 2018 21:46 WIB

Trubus.id -- Longsor merusak jalan penghubung ke Dusun Plipiran, Desa Limbangan Kecamatan Madukara, Banjarnegara. Dampaknya, semua jenis kendaraan tidak melintasi wilayah ini.

Kondisi ini jelas sangat berpengaruh pada para petani salak di wilayah tersebut. Pasalnya, selama ini sebagian besar warga Limbangan adalah petani salak yang butuh akses jalan untuk membawa hasil panen mereka ke luar desa. 

Baca Lainnya : Cuaca Ekstrem, Jogja Waspada Banjir dan Tanah Longsor

"Sebagian besar warga di Limbangan ini petani salak. Jadi sementara ini untuk membawa hasil panen terpaksa estafet. Karena mobil tidak bisa masuk atau keluar ke kadus 3," terang Kepala Dusun 3, Desa Limbangan, Marjo, Senin (27/8).

Ia menambahkan, saat ini ada 540 warga di kadus 3 yang terisolir. Pasalnya, tidak ada jalan lain yang menghubungkan ke daerah lain.

"Sementara ini, hanya roda dua yang bisa melintas. Itu pun harus berhati-hati. Dan dari polisi sudah memasang garis polisi untuk keamanan," katanya lagi.

Baca Lainnya : Diguyur Hujan Lebat, Jalan Penghubung 2 Kecamatan di Pekalongan, Longsor

Jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menjadi jalan alternatif menuju Dieng. Untuk penanganan, pihaknya akan melakukan rapat dengan warga dan pemilik lahan di sekitar lokasi tanah longsor. 

Jika mendapat izin, akan menggunakan lahan di sekitar lokasi longsor untuk dibuatkan jalan darurat.

"Tetapi, kami tetap akan musyawarah dulu dengan warga dan pemilik lahan," tuturnya. [RN] 

Editor : Syahroni

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020