trubus.id
Viral, 2 Pria Gantung Anjing Hingga Mati di Pohon Kampus Terkenal di Jaktim

Viral, 2 Pria Gantung Anjing Hingga Mati di Pohon Kampus Terkenal di Jaktim

Syahroni - Rabu, 15 Agu 2018 15:45 WIB

Trubus.id -- Sebuah foto yang diunggah di Instagram mendadak jadi viral dan jadi bahan pembicaraan warga net. Dalam unggahan tersebut, nampak seekor anjing dalam posisi leher terikat tambang, tengah digantung di sebuah pohon hingga mati oleh 2 orang pria.

Yang bikin warga net geram, aksi tak terpuji itu disebut-sebut terjadi di dalam lingkungan sebuah kampus swasta terkenal di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Menanggapi hal itu, para pecinta anjing, termasuk Garda Satwa Indonesia langsung bergerak meminta klarifikasi dari pihak kampus.

Sekertaris Garda Satwa Indonesia, Anisa Ratna Kurnia sendiri menyayangkan adanya kasus pembunuhan anjing secara keji itu. Terlebih kejadian itu berada di lingkungan kampus.

Baca Lainnya : Tragis, Nasib Ribuan Anjing Piaraan Terancam Mati di Kota Ini

"Info yang masuk pelaku tersebut dua orang office boy kampus (Duren Sawit)," ujar Anisa Ratna Kurnia seperti dikutip dari kumparan, Rabu (15/8).

Ia menuturkan, pertama kali ia mendengar kasus pembunuhan anjing itu pada Minggu (12/8) lalu. Berdasarkan penelusurannya, pembunuhan anjing di kampus tersebut baru pertama kali terjadi.

"Baru kali ini katanya ada hal kaya begitu. Dan pas sekali kejadian ini dengan rezim kepala suster yang baru. Apakah ini ada hubungannya dengan kebijakan yang baru juga atau ga ada hubungannya, kami enggak tau," imbuh Anisa.

Anisa mengaku, pihaknya hanya ingin meminta klarifikasi dari pihak kampus soal tindakan pelaku yang disebut-sebut adalah oknum petugas kebersihan di kampus itu. Apalagi, karena tindakannya kedua pelaku bisa dijerat KUHP 302, dan UU 41 tahun 2014 Pasal 91 B.

Baca Lainnya : Kejam, Pemuda Ini Lempar Anak Anjing Hidup ke Buaya Lapar

"Makanya kami kirim surat permohonan klarifikasi kepada kampus untuk mencegah dugaan-dugaan yang enggak baik," tuturnya.

Untuk itu, ia berharap pihak kampus mau bekerja sama untuk mengungkap kasus pembunuhan anjing tersebut. Namun menurutnya, pihak kampus hingga kini masih belum mau angkat bicara.

"Padahal kami tidak menginginkan apapun selain klarifikasi. Ibaratnya seperti tabayyun gitu. Biar enggak ada yang merasa dituduh, atau dicemarkan nama baiknya maka perlu ada klarifikasi tersebut," tutupnya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020