trubus.id
Sudin KPKP Jakbar: Jangan Beli Hewan Kurban dengan Tanda Merah

Sudin KPKP Jakbar: Jangan Beli Hewan Kurban dengan Tanda Merah

Ihsan Maulana - Selasa, 14 Agu 2018 14:45 WIB

Trubus.id -- Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Barat menyatakan, pihaknya akan memberikan tanda dengan cat semprot merah untuk menandai hewan kurban tidak layak, pada pemeriksaan hewan jelang Idul Adha 1439 H esok.

"Tapi tanda itu bukan berarti tak layak konsumsi, tapi masuk kategori belum layak sebagai hewan kurban, bukan berarti tidak sehat," jelas Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Marsawitri Gumay di Jakarta, Selasa (14/8).

Baca Lainnya : Distan Banten Temukan Puluhan Ternak Berpenyakit di Lapak Pedagang Kurban

Ia menambahkan, ada sejumlah kriteria dalam pemeriksaan hewan kurban yang akan dijalankan. Mulai dari kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal hewan, hingga pemeriksaan fisik hewan.

"Kita akan cek, apa ada cacat, mata yang buta atau ada penyakit lain," sambungnya.

Pemeriksaan yang dilakukan, juga terkait umur hewan kurban. Terlebih, hal ini menjadi salah satu persyaratan hewan kurban.

Baca Lainnya : Mau Berkurban? Hindari Membeli Sapi Pemakan Sampah

"Kita periksa giginya apa sudah tanggal atau belum, dari sana akan diketahui berapa usia hewan. Idealnya, untuk kambing atau domba minimal satu tahun, kalau untuk sapi dua tahun ke atas," paparnya.

Kemudian, jika dalam pemeriksaan ditemukan hewan yang masih di bawah umur, maka petugas akan memisahkan hewan tersebut. Lalu untuk membedakannya, petugas akan memberikan tanda merah pada tubuh hewan tersebut. Penandaan ini juga diberikan kepada hewan yang ditemukan cacat fisik dan terkena penyakit.

Masawitri  mengimbau, masyarakat agar memperhatikan hewan kurban sebelum membeli, dengan melihat ada tidaknya tanda merah pada hewan tersebut. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020