trubus.id
China Hutankan Seluruh Kotanya dengan Ribuan Pohon, Tapi...

China Hutankan Seluruh Kotanya dengan Ribuan Pohon, Tapi...

Karmin Winarta - Senin, 13 Agu 2018 10:44 WIB

Trubus.id -- China terus melakukan inovasi-inovasi yang mencengangkan. Bukan saja di bidang teknologi, namun juga langkah-langkahnya dalam melakukan penyelamatan bumi. Salah satu keputusan yang spektakuler adalah penanaman ribuan pohon di seluruh kota.

Pemerintah China telah melakukan hal ini sejak beberapa tahun lalu. Tujuannya adalah untuk menciptakan hutan kota yang mampu melawan polusi serta membawa keteduhan ke ruang publik. Sehingga warganya bisa hidup lebih nyaman dan sehat.

Amusingplanet.com menulis usaha pemerintah China tidak main-main. Selain menanam pohon dari bibit yang masih kecil, mereka juga memindahkan sejumlah pohon yang sudah dewasa ke kota. Mereka terpaksa mendatangkan pohon-pohon besar dari desa-desa di sekitarnya.  

Baca Lainnya: Pertama Kali, Bus Tanpa Awak Mengaspal di China, Ramah Lingkungan?

Pohon-pohon yang diambil dari pedasaan itu bahkan ada yang berusia ratusan tahun. Salah seorang fotografer, Yan Wang Preston menilai kebijakan ini cenderung membingungkan. Ia melihat hal ini sejak lima tahun lalu ketika memotret di sepanjang  sungai Yangtze.

( Foto: Yan Wang Presto )

Pada Maret 2013, Preston berhenti di sebuah desa kecil bernama Xialiu di Provinsi Yunnan. Di tempat ini ia melihat sebuah pohon ficus berusia 300 tahun. Sayang sekali desa itu dijadwalkan akan dihancurkan karena akan dibangun bendungan. Preston memulai memotret desa untuk mendokumentasikan sebanyak mungkin sebelum hilang.

Baca Lainnya: Piramida China, Reruntuhan Makam Mewah Kekaisaran Xia Barat

Tiga bulan kemudian ketika Preston kembali ke Xialiu, dia menemukan seluruh desa telah diratakan. Tidak hanya rumah-rumah yang hilang tetapi bahkan pohon-pohon pun hilang.  Menurut penduduk setempat, pohon-pohon tua di desa itu telah dijual dengan harga sekitar Rp 186,948,311. Termasuk pohon terbesar, ficus yang berusia 300 tahun yang ia beri nama “Frank”. Pohon ini dijual ke sebuah hotel hotel bintang lima yang sedang dibangun di Kota Binchuan.

Ketika Preston mengikuti jejak itu, dia menemukan pohon itu berdiri di lokasi konstruksi yang kosong. Hotel bahkan belum mulai dibangun. "Ini memilukan," kenang Preston. 

( Foto: Yan Wang Presto )

Ketika Preston kembali ke wilayah pada tahun 2017, pohon yang berusia ratusan tahun ini telah mati, dua tahun sebelumnya.

"Transplantasi pohon di China adalah industri yang serius," kata Preston kepada media. “Sejumlah pohon raksasa dicabut dan dikirim jauh ke kota-kota untuk ditanam kembali. Beberapa pengembang tidak peduli apakah tanaman tersebut cocok dengn iklim dan kondisi tanahnya.  jika iklim baru cocok.

"Saya telah melihat pohon yang didatangkan dari Vietnam ditanam di tempat yang terlalu dingin. Mereka harus membungkusnya dengan kantong plastik raksasa, " katanya

Akankah hutan kota di China akan berhasil? Kita tunggu saja.

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020