trubus.id
Kemenperin Ingin Pelaku Usaha Mikro Fokus Pasar Domestik Ketimbang Ekspor, Kenapa?

Kemenperin Ingin Pelaku Usaha Mikro Fokus Pasar Domestik Ketimbang Ekspor, Kenapa?

Ihsan Maulana - Jumat, 10 Agu 2018 08:00 WIB

Trubus.id -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menginginkan, para pelaku Usaha Mikro Kecil di Indonesia, belum perlu melakukan ekspor. Ini dikarenakan pasar domestik masih sangat luas dan menjanjikan.

"Pasar dalam negeri saja sudah banyak. Ada 250 juta penduduk Indonesia, negara lain seperti Thailand saja impor produknya ke sini juga," imbuh Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (9/8).

Baca Lainnya : Kemenperin Upayakan IKM Masuk ke Dalam Revolusi Industri 4.0

Gati menambahkan, hanya pelaku UKM menengah saja yang bisa ekspor. Sedangkan pelaku usaha mikro serta kecil diharapkan bisa fokus menggarap pasar domestik dahulu.

"Bukan meremehkan pengusaha kecil ya, tapi bicara ekspor itu enggak gampang. Harus memadai jumlah produksinya, harus konsisten standar produknya. Kalau sedikit saja konsistensinya tidak terjaga, ekspor bisa distop dan ambruk perusahaannya," paparnya.

Baca Lainnya : Target Kemenperin, 4.000 IKM ikut e-Smart 2018

Ia menyarankan, sebaiknya pelaku UKM memaksimal pasar dalam negeri. Karena, 40 persen dari pasar Asia Tenggara ada di Indonesia.

Gati menilai, apabila kebutuhan pasar dalam negeri sudah terpenuhi, maka impor pun tidak diperlukan lagi.

"Jadi inilah salah satu cara kurangi impor. Stop impor," tandasnya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020