trubus.id
Gelombang Panas Bawa Berkah Pariwisata di Inggris

Gelombang Panas Bawa Berkah Pariwisata di Inggris

Binsar Marulitua - Rabu, 08 Agu 2018 12:00 WIB

Trubus.id -- Inggris dilaporkan mengalami gelombang panas terpanjang dalam kurun waktu 20 tahun terakhir dengan temperatur lebih dari 33.1 derajat Celcius. Akan tetapi, pariwisata Inggris seperti mendapat 'durian runtuh' ketika wisatawan memilih berkumpul di objek pariwisata tempat terbuka di London akibat dampak gelombang panas.

Data terkini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kunjungan pada objek wisata seperti Hampton Court, Greenwich Park dan London Zoo sebanyak enam persen dibandingkan dengan pengunjung tahun sebelumnya.

Baca Lainnya : Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Fiji Akibat Perubahan Iklim

Restoran, bar dan kafetaria dengan teras terbuka seperti bar atap bangunan Madison di dekat St. Paul`s, dilaporkan penuh oleh pengunjung. Pekan lalu, pengunjung yang datang ke tempat ini 30 persen lebih banyak dibandingkan turis pada musim panas 2017.

"Pekan lalu, ketika Matahari hampir bersinar terus-menerus, pemasukan yang didapatkan restoran tersebut 11 persen lebih banyak dibandingkan dengan priode yang sama tahun lalu," jelas otoritas setempat.

Heart of London Business Alliance yang mewakil pedagang di Leicester Square di bagian tengah ibu kota Inggris, mengatakan pada Senin (6/8) jika penjualan eceran naik hingga tujuh persen selama Juni 2018.

Baca Lainnya : Rekor Cuaca Terpanas Terjadi Akibat Ulah Manusia

Di seluruh West End, jumlah pelancong naik 1,7 persen. Pertumbuhan bulan pertama sejak Oktober 2017, di mana jumlah turis selalul mengalami penurunan.

Petugas prakiraan cuaca di Inggris mengatakan jika udara panas akan berlangsung hingga Rabu (8/8), ketika udara lebih dingin karena gelombang Atlantik memasuki Inggris. Namun, berdasarkan prakiraan jangka panjang, Inggris akan dilanda gelombang panas hingga Oktober mendatang. [DF]

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020