trubus.id
Omset Perajin Tong Sampah Daur Ulang di Gorontalo Membeludak

Omset Perajin Tong Sampah Daur Ulang di Gorontalo Membeludak

Ihsan Maulana - Minggu, 05 Agu 2018 19:00 WIB

Trubus.id -- Industri Kecil Menengah (IKM) yang khusus memproduksi tong sampah daur ulang di Provinsi Gorontalo, saat ini tengah kebanjiran pesanan, baik itu dari instansi, sekolah, maupun perseorangan.

Salah satu pemilik IKM tong sampah daur ulang di Gorontalo, Ferry Hasan mengaku, ia mulai menekuni usaha tersebut sejak tahun 2017 silam.

"Jadi semua tong sampah yang saya buat itu terbuat dari drum bekas Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun drum oli bekas dengan kualitas yang masih baik," bukanya ketika ditemui awak media, baru-baru ini.

Baca Lainnya : Praktisi: Bank Sampah Perlu Pendampingan Secara Berkelanjutan

Saat ini, tong sampah daur ulang buatannya, sedang ramai pesanan. Terbanyak dari Kabupaten Gorontalo, yakni sebanyak 200 unit. "Harga yang saya patok dari setiap tong akan berbeda, tergantung dari berapa banyak unit tong sampah yang akan dipesan," sambungnya.

Ferry mengaku, tong sampah daur ulang miliknya dijual seharga Rp500 ribu per unit. Sementara jika pembeli memesan dalam jumlah banyak, maka harganya bisa turun hingga Rp400 ribu per unit. Tentunya bisa dibayangkan, berapa omset yang akan ia terima dari pemesanan ratusan tong dari satu daerah saja, belum ditambah daerah atau orang lain yang memesannya.

Harga yang ia jual juga bukan tanpa alasan dibanderol cukup tinggi, mengingat lamanya proses pembuatan selama lima hari untuk menghasilkan empat unit saja.

Baca Lainnya : IKM di Mukomuko Didorong Ciptakan Produk Pascaproduksi Kelapa Sawit

Sementara itu, ia mengaku sudah banyak kelurahan maupun desa yang menggunakan tong sampah daur ulang hasil buatannya, seperti di Kelurahan Limba, Kelurahan Ipilo, dan Desa Lupoyo.

"Ada juga beberapa kelurahan dan desa yang memesan tong sampah gandeng yaitu tong sampah yang terdiri atas tiga tong dalam dudukan yang disediakan untuk 5 rumah dengan harga Rp1,3 juta," tandasnya. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

31 Mar 2020
31 Mar 2020
31 Mar 2020

Baca Juga

Berita Lainnya