trubus.id
Peristiwa » Rp2,5 Juta, Denda Buang Sampah Sembarangan di Peka...
Rp2,5 Juta, Denda Buang Sampah Sembarangan di Pekanbaru

Rp2,5 Juta, Denda Buang Sampah Sembarangan di Pekanbaru

Diah Fauziah - Jumat, 03 Agu 2018 15:00 WIB

Trubus.id -- Pekanbaru mulai menerapkan program Aksi Bersih Kota sejak Selasa (1/8). Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 ini akan membuat warga berpikir panjang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Jika kedapatan petugas, warga harus merogoh membayar denda sebesar Rp2,5 juta. Kalau tidak, kartu tanda penduduk disita oleh satuan tugas (satgas) terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Kebersihan Kota Pekanbaru yang sudah dibentuk pemerintah setempat.

Sejak diterapkannya peraturan tersebut, ada 21 warga yang kedapatan satgas membuang sampah sembarangan di sejumlah titik.

Baca Lainnya : Pemkot Surabaya Akan Denda Pedagang yang Tidak Sediakan Tempat Sampah

"Operasi dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Selama tiga hari, sudah ada 21 kasus yang ditangani," kata Zulfikri, Kepala Dinas Kebersihan Kota Pekanbaru, saat berbincang dengan Trubus.id, Jumat (3/8).

Warga yang terjaring langsung diamankan satgas. Kartu identitas mereka pun disita. Hanya saja, denda belum diterapkan. Namun, pelanggar diharuskan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Kalau kedapatan membuang sampah sembarangan lagi, baru ditindak tegas. Sanksi ataupun denda akan ditentukan Satpol PP," katanya.

Tumpukan sampah yang berserakan di sudut Kota Pekanbaru, Foto: Kontributor Trubus.id/ M. Syukur.

Zulfikri menutukan, jadwal pembuangan sampah sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, dimulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

"Untuk itu, warga diingatkan agar mematuhi waktu yang ditetapkan. Jika tidak, maka terpaksa kita berlakukan sanksi sesuai aturan yang berlaku," tutupnya.

Baca Lainnya : Circular Economy, 'Senjata' Penurunan Sampah Nasional

Terpisah, Kepala Satpol PP Pekanbaru, Agus Pramono, menjelaskan bahwa tidak semua warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan langsung dibawa ke kantornya. Ada yang disuruh pulang sambil membawa sampah yang akan dibuangnya.

"Kalau yang 21 orang itu, mereka dibawa ke kantor. KTP-nya disita dan disuruh membuat surat pernyataan. Kalau mengulangi lagi baru didenda," katanya.

Setiap hari, Agus menyebar anak buahnya ke sejumlah titik di Kota Pekanbaru. Titik ini selalu dilaporkan atau didapati tumpukan sampah meski di pagi hari, sampah tersebut sudah diangkut petugas. [DF]

 

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020