trubus.id
Asyik, Ada Hotel Khusus Perempuan di Jepang

Asyik, Ada Hotel Khusus Perempuan di Jepang

Ayu Setyowati - Kamis, 02 Agu 2018 17:30 WIB

Trubus.id -- Negeri matahari terbit memang selalu punya inovasi menarik dalam banyak hal, termasuk urusan hotel. Indekos khusus putri sih sudah biasa, tapi bagaimana kalau hotel khusus perempuan? Trubus Mania bisa menemukannya di Kyoto, Jepang.

Turis perempuan yang solo traveling atau traveler muslim perempuan bisa mengindap di Cafetel di Kyoto. Itu karena, hotel ini hanya mengizinkan perempuan untuk menginap, layaknya indekos khusus putri.

Dilihat dari situs resminya, Hotel Cafetel dilengkapi dengan interior menarik. Bisa dilihat dari kamarnya yang didominasi warna-warni. Kamar mandi yang tersedia juga banyak dan terlihat fancy. Ada banyak cermin untuk berdandan, seolah-olah sang pengelola mengerti bahwa perempuan gemar bersolek setiap waktu.

Private room di Hotel Cafetel. Foto: fashion press.

Cafetel memiliki dua jenis kamar, yakni private room dengan 3 kamar dan dormitory untuk traveler yang ingin berbagi kamar dengan tamu hotel. Semua kamar pun dilengkapi WiFi dan larangan merokok. Tak lupa, ada cermin besar yang memungkinkan perempuan mengecek penampilannya from head to toe. Nyaman, ya.

Tak hanya itu, hotel ini juga menyediakan fasilitas sepeda yang bisa dipakai oleh tamu hotel untuk menjelajahi daerah sekitar. Termasuk lampion imut untuk jalan-jalan di taman saat malam hari. Hotel Cafetel juga dilengkapi dengan kafe terbuka untuk umum yang ada di lantai 1. Dari sinilah kata cafetel berasal, gabungan dari cafe dan hotel.

Kafe yang terletak di lantai satu, terbuka untuk umum. Foto: moshi moshi nippon.

Soal harga, don’t worry Trubus Mania, masih cukup terjangkau kok. Untuk satu malam di dormitory, tarifnya sebesar 3.500 Yen (setara Rp452 ribu) dan 4.000 Yen (sekitar Rp516 ribu) per orang untuk private room.

Dari segi lokasi, hotel ini sangat mudah dijangkau karena berada tak jauh dari pintu keluar Stasiun Sanjo di Kyoto. Memudahkan kalian jika ingin menggunakan kereta api sebagai moda transportasi saat berlibur di Jepang. Hmmm, boleh juga nih! [DF]


 

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

19 Okt 2020
19 Okt 2020
15 Okt 2020