trubus.id
Peristiwa » Tragis, Kali Item Juga Jadi Momok Asian Para Games...
Tragis, Kali Item Juga Jadi Momok Asian Para Games Oktober Mendatang

Tragis, Kali Item Juga Jadi Momok Asian Para Games Oktober Mendatang

Astri Sofyanti - Selasa, 31 Jul 2018 09:45 WIB

Trubus.id -- Polemik permasalahan Kali Item atau Kali Setiong yang melintas di sekitar Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat juga turut menjadi momok bagi penyelenggaraan Asian Para Games 2018.

Baru-baru ini Wakil Ketua Umum INAPGOC (Panitia pelaksana Asian Para Games) Sylviana Murni melakukan kunjungan ke Waduk Danau Sunter Selatan yang jaraknya berdekatan dengan Kali Item akan berupaya menghilangkan bau Kali Item sebelum Asian Para Games dimulai yakni 6 Oktober 2018 mendatang.

"Terkait penyelenggaraan Asian Para Games nanti, 6 Oktober sampai 13 Oktober 2018, kami akan berupaya agar pada saat penyelengaraan Kali Item tidak bau," tutur Sylviana di Jakarta, Selasa (31/7).

Baca Lainnya: Ini Penjelasan Kenapa Kali Item Warnanya Hitam

Lebih lanjut ia mengatakan upaya menghilangkan bau Kali Item, pihaknya akan bekerja sama dengan Lions Clubs Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial, juga akan ikut berpartisipasi dalam upaya membersihkan Kali Item.

Sylviana akan menggunakan teknik flocculant dan coagulant, serta mengerahkan mikroogranisme untuk membersihkan Kali Item.

Salah seorang tim ahli Lions Clubs Indonesia Zaenal Goefron menyebut, penebaran mikroorganisme dilakukan bersamaan dengan penambahan alat nano bubble yang disediakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Baca Lainnya: Gubernur DKI: Bukan Pewangi, Kali Item akan Disemprot Cairan Penghilang Bau

"Nano bubble ini nanti juga akan kita kasih mikroorganisme yang probiotik. Jadi mikroorganisme ini saya pijah dari sungai ini langsung, jadi bukan dari mikroorganisme lain," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Zaenal mikroorganisme itu akan dilatih untuk memakan endapan lumpur di Kali Item yang diduga jadi penyebab bau tidak sedap.

Keberadaan mikroorganisme diharapkan dapat mempercepat pembersihan Kali Item yang sudah dioksidasi menggunakan alat nano bubble.

"Sesuai pengalaman, ketika nano bubble-nya cukup bisa 3-4 bulan (untuk benar-benar bersih). Tetapi kalau misalkan diperbesar lagi semakin ganas mikroorganisme untuk makan lumpur yang ada di sini," tambahnya lagi.

Ia mengatakan hal ini dilakukan karena ada banyak mikroorganisme yang akan disebar di Kali Item. Setiap satu liter mikroorganisme, lanjut Zaenal, dapat mencakup 50 meter kubik air.

Adapun teknik-teknik itu baru dapat dilakukan pada September mendatang. Pelaksanaannya akan membutuhkan anggaran sekitar Rp200 juta yang diambil dari anggaran Asian Para Games.

“Saya berharap, teknik tersebut sukses membersihkan Kali Item dan dapat diterapkan di tempat lain,” tutup Sylviana.[KW]

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020