trubus.id
Hadapi Gelombang Tinggi, BPBD NTT Usulkan Pembangunan Tanggul

Hadapi Gelombang Tinggi, BPBD NTT Usulkan Pembangunan Tanggul

Astri Sofyanti - Jumat, 27 Jul 2018 10:45 WIB

Trubus.id -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur (NTT) Tini Tadeus ingin mengusulkan pembangunan tanggul yang berfungsi untuk menahan gelombang pasang air laut langsung menghantam rumah-rumah penduduk di sepanjang Pantai Lela, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Kepulauan Flores, NTT.

Hal tersebut dilakukannya karena akhir-akhir ini gelombang tinggi langsung menghantam rumah penduduk yang tinggal disekitar bibir pantai.

“Kami mendesak pembangunan tanggul ini untuk menghindari bencana gelombang pasang yang selalu menerjang kawasan itu,” tegasnya di Kupang, Jumat (27/7).

Baca Lainnya: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Bengkulu

Pembangunan tanggul tersebut harus dilakukan secepatnya mengingat setiap tahunnya gelombang pasang selalu menerjang permukiman warga disepanjang Pantai Lela.

“Sebenarnya beberapa tahun lalu, sudah dibangun tanggul di daerah-daerah yang rawan terjangan gelombang pasang tapi tidak dilanjutkan karena keterbatasan anggaran. Membangun tanggul memang membutuhkan biaya besar,” lanjutnya.

Meski begitu pihaknya akan berkoordinasi dengan BPBD Sikka untuk segera membuat proposal yang akan diperjuangkan agar ada alokasi dana untuk pembangunan tanggul secara bertahap.

Baca Lainnya: Gelombang Tinggi di Banten, Warga Ciparahu Kehilangan Segalanya

"Paling tidak, setiap tahun ada alokasi anggaran untuk pembangunan tanggul di sepanjang pantai itu untuk menghindari terjadinya gelombang pasang yang menerjang pemukiman penduduk," ungkap Tini.

Sebagai informasi, kemarin tepatnya Kamis (26/7) gelombang tinggi kembali menerjang permukiman penduduk di Pantai Lela dan menghancurkan sepuluh rumah warga.

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020