trubus.id
Peristiwa » Sandiaga Siap Tindak Tegas Ratusan Pelaku Industri...
Sandiaga Siap Tindak Tegas Ratusan Pelaku Industri Pencemar Kali Item

Sandiaga Siap Tindak Tegas Ratusan Pelaku Industri Pencemar Kali Item

Astri Sofyanti - Kamis, 26 Jul 2018 16:00 WIB

Trubus.id -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut salah satu faktor penyebab Kali Kemayoran yang berwarna hitam pekat karena Sandia biasanya ia disapa menemukan 100 unit industri yang membuang limbahnya ke Kali Kemayoran atau Kali Item. 

“Sebanyak 100 unit usaha masih buang limbahnya ke Kali Kemayoran,” ucap Sandi di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).

Lebih lanjut Wagub mengatakan Pemprov DKI saat ini tengah melakukan pendataan pada seratus unit usaha tersebut. Selain itu, Sandi juga berencana memberikan sanksi tegas berupa penutupan produksi industri itu kalau tidak bisa mengelola limbah dan masih terus membuang limbah ke Kali Kemayoran.

Baca Lainnya:Ini Penjelasan Kenapa Kali Item Warnanya Hitam

"Mereka diminta untuk disetop berproduksi dan dicarikan solusi lain supaya tidak melimpahkan atau membuang limbahnya ke Kali Kemayoran," lanjut Sandi.

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyatakan Kali Item tercemar limbah dan bakteri usai dilakukan pengujian pada awal Juli 2018 lalu.

Berdasarkan data yang dikeluarkan DLH DKI Jakarta, kebutuhan oksigen hayati (BOD), kebutuhan oksigen kimia (COD), dan kadar bakteri Kali Item melampaui baku mutu yang ditetapkan PP 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.

Baca Lainnya: Eceng Gondok Bisa Mengurangi Bau dan Pencemaran Air di Kali Item, Tapi..

Dokumen itu mencatat BOD 37,75 miligram per liter. Padahal undang-undang mengatur seharusnya kandungan BOD maksimal 12 miligram per liter.

Lalu COD tercatat 297 miligram per liter, hampir tiga kali lipat dari yang ditentukan undang-undang 100 miligram setiap liter.

Selain itu, terkait kandungan bakteri fecal coliform, tercatat 35 juta sel setiap 100 mililiter. Padahal dalam undang-undang maksimal bakteri yang biasanya berasal dari tinja itu tak boleh lebih dari 2.000 sel setiap 100 mililiter.

Hal ini karena Kali Kemayoran mulai menjadi perdebatan jelang perhelatan Asian Games 2018 yang kian dekat. Berbagai macam polemik muncul lantaran keberadaan Kali Item dekat Wisma Atlet, Kemayoran, yang nantinya dihuni oleh atlet Asian Games dari berbagai belahan negara. [KW]

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020