trubus.id
Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan, Tahun 2019 Anggaran PKH Naik 2 Kali Lipat

Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan, Tahun 2019 Anggaran PKH Naik 2 Kali Lipat

Thomas Aquinus - Rabu, 25 Jul 2018 16:15 WIB

Trubus.id -- Berdasarkan data BPS, keberhasilan penurunan angka kemiskinan di Indonesia saat ini tidak lepas dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilai efektif. Untuk itu Pemerintah berencana akan meningkatkan anggaran PKH menjadi dua kali lipat pada tahun anggaran 2019 mendatang jika dibandingkan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp17 triliun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/7).

“Pada tahun 2019 sudah diusulkan. Sesuai arahan Bapak Presiden, anggaran untuk Program Keluarga Harapan itu ditambah jadi 2 kali lipat,” ujar Idrus.

Baca Lainnya : Keren, Program Bimbingan PKH Kemensos Berhasil Mandiri Secara Ekonomi

Sebelumnya pada tahun 2018 ini pemerintah telah mengalokasikan Rp17 triliun untuk 10 juta keluarga penerima manfaat PKH. Menurut Mensos, pada tahun 2019 direncanakan pengalokasian anggaran menjadi sebesar Rp31 triliun.

Mensos menjelaskan, berdasarkan hasil survei BPS (Badan Pusat Statistik) dan lembaga lainnya, PKH merupakan program sosial yang paling efektif menekan angka kemiskinan. Untuk peningkatan program tersebut, pada 2019 nanti pemerintah akan melakukan perbedaan sistem PKH.

“Kalau kemarin ini 2018 itu caranya masih sama rata. Pada 2019 nanti itu tidak lagi sama rata tetapi besaran penerimaan setiap keluarga itu sangat tergantung pada bebannya,”  jelas Idrus.

Baca Lainnya : Militansi Pendamping PKH Ciptakan KPM Sejahtera

Pada pertemuan dengan Presiden tersebut, Menteri Sosial juga melaporkan perkembangan terkait dengan hasil survei BPS. Yaitu, mengenai peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan.

Idrus menjelaskan, penurunan angka kemiskinan menjadi 9,82 persen dari 10,12 persen menunjukkan bahwa program-program yang dilakukan oleh pemerintah sangat sesuai dengan kebutuhan rakyat dan tepat sasaran.

Ia menegaskan, sinergisitas antara kementerian dan lembaga menjadi faktor kedua tercapainya penurunan tingkat kemiskinan tersebut.

Baca Lainnya : Dengan PKH, Keluarga Kurang Mampu di Bengkulu Kini Mandiri

“Misalkan adalah Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menangani KIP. Kementerian Kesehatan (menangani) BPJS. Kemudian juga Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria, Kementerian Desa, dan kementerian-kementerian lain betul-betul bersinergi untuk menangani bagaimana peningkatan kesejahteraan rakyat,” jelas Idrus.

Selain itu Idrus juga menambahkan, semua keberhasilan ini didukung penuh oleh kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang turun langsung ke bawah. Kepala Negara mengecek pelaksanaan program-program pemerintah yang ada.

“Tiga faktor inilah yang membuat bagaimana program-program kementerian-kementerian yang ada dilaksanakan secara efektif dan punya hasil penurunan angka kemiskinan,” pungkas Idrus. [NN]


 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020