trubus.id
Burung Magpie Langka Ditemukan di Adelaide

Burung Magpie Langka Ditemukan di Adelaide

Diah Fauziah - Rabu, 25 Jul 2018 09:30 WIB

Trubus.id -- Magpie, burung asli Australia yang dipercaya sebagai binatang paling cerdas. Biasanya, burung yang seluruh badannya hitam dengan garis putih ini hobi menyerang apapun yang bergerak. Seperti murai, kicauan burung dengan nama ilmiah Pica pica ini memiliki suara khas.

Namun, di sebuah taman di utara Adelaide, nada familiar itu berasal dari magpie berbeda, di mana seluruh badannya berwarna putih dengan sayap hitam. Berbeda dengan magpie pada umumnya.

Menurut profesor Biologi University of South Australia, Chris Daniels, magpie jantan tidak memiliki albinisme lantaran bersifat leucistic.

Baca Lainnya : Kenapa Burung Tidak Punya Gigi? Ini Jawabannya

"Leucism merupakan variasi genetik dalam sel yang bertanggung jawab untuk memproduksi pigmen hitam," kata Chris kepada ABC.

Ia melanjutkan, "Burung yang ditemukan itu masih memiliki paruh hitam dan mata yang biasanya berwarna. Tapi, tubuh burung itu bisa benar-benar putoh atau campuran abu-abu dan putih. Biasanya, memiliki tambalan putih aneh di atasnya."

Mata berwarna normal adalah salah satu yang membedakan hewan dengan leucism dan albinisme, dengan karakteristik mata merah muda. Menurut Chris, perbedaan tersebut tidak akan membawa dampak pada harapan hidup burung.

Baca Lainnya : Unik, Burung Jantan Ini Keluarkan 'Parfum' Saat Musim Kawin

Namun, ketika memilih pasangan, warna dan variasi masih berperan penting. Bagaimana aspek kehidupan burung yang dipengaruhi leucism tidak dipahami dengan baik.

"Ini cukup langka, jadi kami tidak tahu apakah mereka mampu menemukan pasangan dan menjadi burung teritorial yang dominan atau hanya berkeliaran dan menjalani hidup sendiri," ucap Chris.

Ia melanjutkan, "Kita akan tahu lebih banyak di musim semi mendatang, apakah magpie jantan dengan warna tak biasa itu mendapatkan pasangan atau tidak. Namun, ada begitu banyak yang bisa dipelajari tentang pentingnya warna dalam pengelompokan perilaku." [DF]

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020