trubus.id
Diserang Virus Gemini, Produksi Cabai di Kabupaten Malang Turun Drastis

Diserang Virus Gemini, Produksi Cabai di Kabupaten Malang Turun Drastis

Syahroni - Selasa, 24 Jul 2018 08:00 WIB

Trubus.id -- Petani cabai di Kabupaten Malang tengah resah. Wabah virus gemini atau virus kuning yang jadi masalahnya. Yah, sejak beberapa waktu belakangan, virus ini menyerang tanaman cabai mereka. 

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang bertugas di wilayah Ngantang, Kabupaten Malang, Evi Sriwidiyawati mengatakan, virus ini menyebar diduga karena benih yang ditanam berkualitas buruk. 

Baca Lainnya : Terus-terusan Diguyur Hujan, Ladang Cabai di Konawe Terancam Gagal Panen

"Bisa dari biji (benih) yang ditanam oleh petani. Bila sudah membawa virus maka cepat menyebar ketika tanam baru dimulai," terang Evi, Senin(23/7) kemarin.

PPL Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang ini mengungkapkan, hampir 50 persen lahan cabai rawit di Ngantang terserang virus gemini. Untuk wilayah Ngantang saja, ada sekitar 600 hektare lahan cabai. Kini hampir separuhnya terserang virus gemini atau kuning, yang juga menyerang lahan cabai di kecamatan lain. Dampaknya, produksi cabai di wilayah ini menurun hingga 40 persen. 

Pihaknya sebagai pendamping petani hanya bisa memberi arahan. Bila tanaman terserang virus gemini, segera untuk mencabutnya jika gejala sudah mulai terlihat. Ia menerangkan, adapun gejala pohon cabai yang terserang gemini adalah daun akan menguning yang diawali bintik-bintik kuning. 

Baca Lainnya : Baru Sebulan Ditanam, Sawah Petani Mukomuko, Diserang Hama

Dikatakan, lahan yang memperoleh bantuan tanam cabai dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Malang juga tak luput terserang gemini. 

"Dari mulai tahun kemarin serangan virus gemini terjadi. Lahan kelompok tani yang mendapatkan bantuan juga terserang virus itu," bebernya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020