trubus.id
Selain Kulit, Ini Organ Tubuh Harimau yang Diintai Pemburu karena Mitos

Selain Kulit, Ini Organ Tubuh Harimau yang Diintai Pemburu karena Mitos

Binsar Marulitua - Selasa, 17 Jul 2018 17:30 WIB

Trubus.id -- Harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) merupakan satu dari enam subspesies yang masih bertahan hidup walau dalam klasifikasi satwa kritis. Di Pulau Sumatra sendiri, besaran populasi harimau sumatra diperkirakan tinggal 371 ekor yang tersebar dari Aceh sampai Lampung.

Ternyata, tidak hanya kulit dan taring harimau yang menjadi alasan perburuan populasi satwa ini. Organ tubuh lain harimau yang sangat diminati penadah adalah buah pelir karena anggapan mitos terapi kesehatan.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum), Rasio Ridho Sani, mengatakan bahwa selain dianggap mitos membawa keberuntungan (jimat) dan memberikan aura, tidak ada bukti medis dan nyata jika buah pelir dapat digunakan untuk terapi kesehatan. Begitupun gading gajah yang kerap dikaitkan dengan jimat serta penolak bala dan bahaya.

Baca Lainnya : Miris, Bayi Harimau Diselundupkan Lewat Kotak Pos

"Sampai saat ini, anggapan buah pelir harimau yang tidak benar masih menjadi dorongan terhadap perburuan tersebut. Tetapi, eksotisme yang diasosiasikan dengan hal-hal supranatural dan mistis di Asia menjadi berbeda di belahan dunia lain yang masih mengincar harimau sebagai peliharaan atau alat gengsi kewibawaaan," jelas Rasio di Jakarta, Selasa (17/7).

Rasio mengatakan jika beberapa tahun lalu, World Wildlife Found (WWF) mengeluarkan laporan yang menjelaskan motif lain di balik perdagangan ilegal satwa liar. Ternyata, kejahatan tersebut juga dilakukan oleh kelompok bersenjata yang beroperasi melampaui batas negara. Dana dari hasil penjualan satwa digunakan untuk membiayai konflik sipil. Jadi, bukan hal mengejutkan lagi ketika senjata api bisa dibeli dan dipertukarkan dengan gading atau tanduk satwa langka. [DF]

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020