trubus.id
Kenaikan Harga Telur di Serang Dianggap Wajar

Kenaikan Harga Telur di Serang Dianggap Wajar

Diah Fauziah - Minggu, 15 Jul 2018 07:00 WIB

Trubus.id -- Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop-UKM) Kota Serang menilai kenaikan harga telur ayam di Pasar Induk Rau (PIR) wajar.

Kepala Disperdaginkop-UKM Kota Serang, Akhmad Benbela mengatakan, pemerintah pusat sendiri melalui Kementrian Perdagangan menentukan harga eceran tertinggi (HET) telur yakni Rp29 ribu. Saat melakukan sidak ke pasar, harga telur masih berkisar Rp29 ribuan, walaupun ada pedagang yang menjual seharga Rp30 ribu.

"Kalau di pasaran ada pedagang yang memasang harga Rp30 ribu, itu trik atau antisipasi saja, karena ada tawar-menawar. Agar tidak ditawar dibawah Rp29 ribu, para pedagang memasang harga Rp30 ribu atau Rp31 ribu, yang nantinya ditawar mentok diharga Rp29 ribu sesuai HET," kata Benbela melalui sambung telepon selulernya, Sabtu (14/7).

Baca Lainnya : Meski Harganya Melambung Tinggi, Permintaan Telur di Malang Masih Tetap Stabil

Ia juga membandingkan harga telur ketika menjelang dan saat bulan Ramadan kemarin, yang mencapai Rp31 ribu. Tidak heran jika saat itu, ada inspeksi mendadak dari pusat untuk memantau harga supaya stabil.

"Kalau sekarang masih stabil," terangya.

Menurutnya, kenaikan harga telur disebabkan beberapa alasan, di antaranya stok berkurang, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang menyebabkan naiknya biaya transportasi dan juga permintaan tinggi menjelang hari raya Iduladha. Apalagi, jumlah peternakan di Kota Serang yang menghasilkan telur ayam ras sedikit, tidak sebanding dengan jumlah permintaan. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, dikirim telur ayam dari luar daerah.

Baca Lainnya : Peternak Ayam Petelur di Purwokerto Ingin Potong Ayam Peliharaannya, Kenapa?

"Kalau dari luar daerah berarti ada biaya transportasi yang akhirnya berpengaruh pada harga telur. Bisa juga distribusi dari pemprov tidak merata," katanya.

Harga normal telur ayam berkisar Rp16 ribu sampai Rp20 ribu per kilogram. Untuk mengantisipasi harga telur ayam melampui HET, Disperdaginkopukm Kota Serang akan melakukan pengawasan stok dan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kota Serang terkait ketersedian, dan Pemprov Banten untuk distribusi.

"Sejauh ini yang saya tahu, agen telur di Kota Serang baru ada dua," tandasnya. [DF]

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

19 Okt 2020
19 Okt 2020
15 Okt 2020