trubus.id
Perusahaan Kopi Terbesar di Dunia Ini Mulai Tinggalkan Sedotan Plastik

Perusahaan Kopi Terbesar di Dunia Ini Mulai Tinggalkan Sedotan Plastik

Astri Sofyanti - Selasa, 10 Jul 2018 18:00 WIB

Trubus.id -- Perusahaan kopi terbesar di dunia, Starbucks baru-baru ini mengumumkan bahwa perusahaannya akan menghapus penggunaan sedotan plasti dari 28.000 gerai yang tersebar diseluruh dunia sebelum 2020 mendatang.

Kesiapan serta pengambilan langkah ini menjadikan perusahaan kopi global ini sebagai salah satu bentuk untuk memerangi volume sedotan plasti yang sulit terurai dan hanya bisa digunakan sekali pakai.

Setelah uji coba selama berbulan-bulan, sebagian besar dilakukan di Inggris, Starbucks mengumumkan kabar tersebut melalui akun Twitter.

Baca Lainnya : Perdana, Garut Berhasil Ekspor Kopi Lokal ke Taiwan

Untuk itu, perusahaan raksasa ini akan mengganti tutup plastik pada cup kopi yang dapat didaur ulang serta akan membuat lubang kecil yang memungkinkan konsumen dapat menyesap minuman mereka. Cara ini juga mulai diuji coba di Amerika Serikat serta Kanada.

Sebagaimana diketahui, sedotan plastik terbukti sulit didaur ulang bukan karena bahan bakunya tapi sedotan terlalu kecil untuk dipilah secara selektif dalam proses daur ulang.

Tutup baru, yang terbuat dari polypropylene, akan cukup besar untuk mesin untuk didaur ulang, tulisnya di akun Twitter Starbucks.

Baca Lainnya : Rasa Kopi Tanah Air Membius Eropa

"Starbucks akhirnya menetapkan batas dan menciptakan contoh yang dapat diikuti merek-merek besar lainnya. Kami meningkatkan standar untuk sesuatu yang dapat diterima dan menginspirasi rekan-rekan kami untuk mengikutinya." Ungkap Chris Milne, direktur sumber kemasan Starbucks.

Nantinya seluruh gerai Starbucks secara otomatis menawarkan tutup hirup baru untuk minuman dingin, tetapi untuk minuman frappuccino Starbucks akan menawarkan sedotan kertas atau yang terbuat dari plastik mudah dilebur yang dibuat dari pati tanaman yang difermentasi. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020