trubus.id
Peristiwa » DPR Bakal Turun Tangan Hadapi Polemik Susu Kental...
DPR Bakal Turun Tangan Hadapi Polemik Susu Kental Manis

DPR Bakal Turun Tangan Hadapi Polemik Susu Kental Manis

Thomas Aquinus - Selasa, 10 Jul 2018 10:30 WIB

Trubus.id -- Merespon polemik isu susu kental manis (SKM), Komisi IX DPR akan segera membentuk panitia kerja (Panja). Kesepakatan itu dibuat dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang berlangsung tertutup bersama BPOM di Senayan, jakarta (9/7).

"Kita ingin melakukan klarifikasi, karena itu kesepakatan rapat tadi membentuk panja," ujar Wakil Ketua Komisi IX Ermalena.

Menurut Ermalena, polemik SKM ini perlu didalami lebih lanjut. Sebab, diduga masih ada salah tafsir atas pengonsumsian SKM yang melibatkan anak-anak.

Baca Lainnya : Tak Hanya Susu Kental Manis, Produk Sari Buah Juga Dipertanyakan

"Karena ini kan menyangkut anak-anak. Kalau anak-anak banyak mengonsumsi susu kental manis yang mengandung susu ataupun tidak mengandung susu ini kan untuk tumbuh kembang anak ke depan bahaya," ujarnya.

"Karena itu kita memberikan atensi betul kepada kasus ini. Kelihatan sederhana tapi bahayanya besar," sambungnya.

Setelah dibentuk, Panja SKM segera memanggil pihak terkait yang terlibat dalam polemik SKM ini, termasuk memanggil industri yang memproduksi SKM.

Baca Lainnya : BPOM Hapus Kata 'Susu' dari Produk 'Susu Kental Manis', Ini Tanggapan Menkes

"Segera dibentuk dan akan memanggil pihak-pihak yang terkait. Termasuk industrinya kita akan panggil. Kita sudah minta BPOM segera memberikan list-nya kepada kita. Karena ini kan tanggung jawab kita supaya masyarakat tidak bingung," ujarnya.

Jika dalam pembahasan panja ditemukan persoalan serius, bukan tidak mungkin produk SKM ditarik dari perederan. Namun, sejauh ini belum ada imbauan untuk memberhentikan atau menarik produk SKM.

"Belum ada (imbauan penarikan). Ini kan karena masih simpang pendapat. Kalau memang nanti di panja ditemukan masalah yang serius, bisa saja itu terjadi. Karena yang penting sekarang masyarakat aman, berhak untuk mendapatkan yang terbaik," pungkas Ermalena.[NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020