trubus.id
Sejak Pagi Gunung Merapi Diselimuti Kabut Asap

Sejak Pagi Gunung Merapi Diselimuti Kabut Asap

Astri Sofyanti - Senin, 09 Jul 2018 14:00 WIB

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan, Gunung Merapi yang berada di Sleman Yogyakarta diselimuti kabut asap. Hal ini berdampak pada pos pemantauan yang dilakukan dari Kabupaten Kaliurang, Sleman tidak teramati secara visual akibat terhalang kabut asap.

"Visual Gunung Merapi berkabut, cuaca mendung," tulis akun twitter resmi BPPTKG di Yogyakarta, Senin (9/7).

BPPTKG menyebut berdasarkan pengamatan dari pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sleman selain berkabut, suhu udara di Gunung Merapi tercatat 19,4 derajat Celcius, kelembapan 87 persen RH, tekanan udara 919.8 HPA, dan kondisi angin di sekitar gunung dalam keadaan tenang.

Baca Lainnya : Apa Kabar Status Gunung Merapi Saat Ini?

Berdasarkan laporan terakhir BPPTKG, Minggu (8/7) pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB menyebutkan masih terekam adanya aktivitas kegempaan di Gunung Merapi.

Selain itu, adanya aktivitas gempa guguran terjadi sebanyak dua kali dengan amplitudo 1,5-4 mm, dan durasi 23-38 detik, gempa hybrid atau gempa fase banyak 1 kali dengan amplitudo 2 mm, dan durasi 8,1 detik, dan gempa tektonik jauh empat kali dengan amplitido 1,1-25 mm, dan durasi 59-136,76 detik.

Karena masih menandakan berbagai aktivitas yang terekam disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi dan dinyatakan masih dalam status waspada atau level II.

Baca Lainnya : Cuaca Cerah, Status Gunung Merapi Hari Ini Waspada

Akibat kondisi ini, untuk sementara waktu kegiatan pendakian Gunung Merapi hingga saat ini tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

"Radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi untuk dikosongkan dari aktivitas penduduk. Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi," demikian imbauan BPPTKG. [NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020