trubus.id
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementerian PUPR Bangun Irigasi di Sumbar

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementerian PUPR Bangun Irigasi di Sumbar

Thomas Aquinus - Senin, 09 Jul 2018 14:30 WIB

Trubus.id -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kembali melakukan pembangunan irigasi guna meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Indonesia. Kali ini, giliran pembangunan irigasi Daerah Irigasi (DI) Sawah Laweh Tarusan di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mengungkapkan, pembangunan ini ditargetkan bisa rampung pada Desember 2018. Sehingga, masyarakat bisa segera merasakan manfaat bagi pembangunan sistem irigasi ini.

Baca Lainnya : Program PKT di Sulsel Dipakai untuk Pembangunan Irigasi Sawah

“Kami harapkan pembangunan DI Sawah Laweh Tarusan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BWS Sumatera V Maryadi Utama menyatakan masyarakat sekitar akan menerima manfaat nyata dari pembangunan sistem irigasi ini. Menurutnya, terdapat 10 kecamatan yang akan menerima manfaatnya. 

Kesepuluh kecamatan itu meliputi Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Pancung Soal, Basa Ampek Balai Tapan dan Kecamatan Lunang Silaut.

Baca Lainnya : Tanggul Irigasi Jebol, Lahan Pertanian di Bengkulu Utara Terancam Kekeringan

"10 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan akan menerima manfaat dari keberadaan jaringan irigasi Sawah Laweh Tarusan,"ujarnya.

Pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan terbagi melalui tiga kegiatan. Pada tahap pertama ini akan dilakukan pembangunan bendung, kantong lumpur, saluran primer, jalan akses dan penataan kawasan sekitar Bendung Batang Tarusan menjadi ruang terbuka hijau.

Dengan adanya pembangunan sistem irigasi ini, diharapkan dapat meningkatkan keberlangsungan suplai air pada areal sawah seluas 2.023 hektar yang saat ini masih sawah tadah hujan. 

Baca Lainnya : Saluran Irigasi Kalibawang Ditutup, Peternak Ikan Lakukan Panen Paksa

Selain mengoptimalkan lahan yang sudah ada, pembangunan irigasi dinilai akan menambah luasan area potensial yang bisa dikembangkan seluas 1.250 hektar.
Selama ini daerah irigasi sawah Laweh Tarusan memanfaatkan debit Sungai Batang Tarusan secara gravitasi dengan cara membangun bendung 9,3 km di bagian hulu. Debit rata-rata yang dapat dihasilkan dari bendung adalah sebesar 9,12 m3/detik.

Hal tersebut dimungkinkan karena Kabupaten Pesisir Selatan merupakan wilayah perbukitan yang dialiri 18 sungai dengan 11 sungai besar dan 7 sungai kecil. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020