trubus.id
Pasca Tragedi KM Sinar Bangun, Pariwisata di Danau Toba Mulai Membaik

Pasca Tragedi KM Sinar Bangun, Pariwisata di Danau Toba Mulai Membaik

Thomas Aquinus - Sabtu, 07 Jul 2018 07:00 WIB

Trubus.id -- Kunjungan wisatawan ke Danau Toba, Sumatera Utara berangsur mulai membaik pasca tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Samosir, Ombang Siboro.

“Pada pekan pertama pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun, penurunan wisatawan mencapai angka 60 persen. Hanya ada 860 orang berkunjung ke Danau Toba. Kemudian pada pekan kedua, kunjungan wisatawan mulai naik, sekitar 917 orang mengunjungi Danau Toba," kata Ombang, Jumat (6/7).

Dijelaskannya, meningkatnya kunjungan wisatawan perlahan-lahan mulai terlihat setelah dihentikannya pencarian KM Sinar Bangun. Peningkatan mulai signifikan dalam empat hari terakhir.

Baca Lainnya : Luhut Panjaitan Ingin 59 Pelabuhan di Danau Toba Dibenahi

“Wisatawan yang masuk ke Samosir berjumlah 4.476 orang. Memang, sempat lesu, dan saat ini kembali normal. Kita sudah lakukan evaluasi,” jelasnya. 

Diakui Ombang, pihaknya banyak melakukan upaya persuasif untuk mempromosikan Danau Toba kepada wisatawan. Mulai dari sosialisasi lewat media sosial, media elektronik, bahkan promosi melalui agen perjalanan. 

“Sekarang saatnya kita bangkit lagi, kita harus berbenah untuk mempromosikan wisata Danau Toba, tidak hanya nasional, tetapi internasional,” ujarnya.

Baca Lainnya : Tragedi  Danau Toba  Pukulan Tata Transportasi Daerah

Selain fokus mempromosikan Danau Toba, Dinas Pariwisata Samosir juga menerapkan standar untuk para pelaku usaha. Mereka juga melaksanakan edukasi dan vokasi sosial kepada murid sekolah. 

“Dari Agustus hingga Desember, kita juga sudah siapkan berbagai kegiatan akbar. Kita berharap wisatawan lokal maupun mancanegara datang menyaksikan,” ungkap Ombang. 

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat berkunjung ke Medan pada Kamis (5/7) mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Mendagri dan Menpan RB untuk resolusi organisasi serta menambah petugas pengawas langsung dari Pemerintah Pusat untuk pelayaran di Danau Toba.

Baca Lainnya : Aktivis Lingkungan Minta Pemerintah Tindak Pencemar Danau Toba

“Pengelolaannya harus sesuai amanah undang-undang yang mengutamakan keselamatan,” ucap Menhub.

Nantinya ada lima pelabuhan di Danau Toba akan segera terealisasi sebagai pemerataan yang berkeadilan untuk seluruh masyarakat Indonesia, yaitu Pelabuhan Tigaras, Pelabuhan Ajibata, Pelabuhan Muara, Pelabuhan Ambarita, dan Pelabuhan Simanindo. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020