trubus.id
Gerakan 1.000 Tumbler Dukung Jogja Bebas Sampah Plastik

Gerakan 1.000 Tumbler Dukung Jogja Bebas Sampah Plastik

Astri Sofyanti - Rabu, 04 Jul 2018 18:45 WIB

Trubus.id -- Guna mengurangi jumlah sampah plastik yang kian menumpuk di Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta akan menyiapkan gerakan 1.000 tumbler dalam waktu dekat ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup yang digelar akhir Juli 2018 mendatang di Embung Langensari, DLH Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Suyana mengatakan, upaya ini dilakukan DLH Jogja untuk mengurangi sampah plastik yang sulit terurai diwilayahnya.

“Ini karena jumlah plastik di Jogja semakin lama semakin meningkat, jadi kita mulai gerakan 1.000 tumbler bersama masyarakat,” ucapnya di Yogyakarta, Rabu (4/7).

Baca Lainnya : Pemkot Balikpapan Resmi Larang Semua Ritel Pakai Kantong Plastik

Menurutnya, rata-rata volume sampah yang dihasilkan Kota Yogyakarta dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan selama Juni sebanyak 257 ton per hari dan sebanyak 20 persen disumbang oleh sampah plastik. Menurut Suyana, sampah plastik banyak berasal dari botol plastik air minum kemasan yang banyak dikonsumsi masyarakat.

"Oleh karena itu, kami menyiapkan gerakan pengurangan botol plastik air minum kemasan dengan penggunaan `tumbler` atau botol minum yang dibawa sendiri dari rumah dan bisa diisi ulang," ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, belum semua masyarakat memiliki kesadaran terkait dengan bahaya sampah plastik sehingga memilih membeli minuman kemasan dalam botol karena dinilai lebih praktis dibandingkan dengan mereka harus membawa botol minum dari rumah.

Baca Lainnya : Indonesia Melawan Gelombang Sampah Plastik, Sanggupkah?

Oleh karena itu, bertepatan dari peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kota Yogyakarta yang akan digelar akhir Juli di Embung Langensari, DLH Kota Yogyakarta berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membawa botol minum dari rumah.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengurangi konsumsi air minum kemasan dalam botol plastik dan beralih menggunakan tumbler yang dapat digunakan berkali-kali.

Selain itu, DLH juga melakukan pembersihan tiga sungai besar, yaitu Code, Gajahwong, dan Winongo, dari sampah plastik yang ditangani petugas ulu-ulu sungai. Pembersihan sungai ini nantinya sebagai bentuk dukungan pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi sampah plastik. [NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020