trubus.id
Life » Ketahuan Pakai Kantong Plastik Sekali Pakai, Warga...
Ketahuan Pakai Kantong Plastik Sekali Pakai, Warga di Mumbai Didenda Rp5,2 Juta

Ketahuan Pakai Kantong Plastik Sekali Pakai, Warga di Mumbai Didenda Rp5,2 Juta

Diah Fauziah - Selasa, 03 Jul 2018 10:00 WIB

Trubus.id -- Mumbai telah menjadi kota terbesar di India yang melarang penggunaan plastik sekali pakai. Penduduk yang ketahuan menggunakan kantong plastik, cangkir atau botol plastik sekali pakai, menghadapi hukuman penjara tiga bulan atau denda sebesar 25 ribu rupee, setara dengan Rp5,2 juta.

Sejak Senin (25/6), pengawas telah ditempatkan di seluruh kota untuk 'menangkap' pengusaha ataupun warga yang masih menggunakan kantong plastik. Menurut The Guardian, beberapa tempat usaha sudah didenda lantaran masih menggunakan plastik sekali pakai, di antaranya McDonald's dan Starbucks.

"Untuk lingkungan yang lebih baik, terapi denda ini bagus dilakukan. Namun bagi orang-orang, denda tersebut merupakan masalah besar," kata Kamlash Mohan Chaudhary, penduduk Mumbai.

Baca Lainnya : Lantaran Memberlakukan Larangan Plastik, Staf Supermarket di Austalia Alami Pelecehan

Ia mengatakan jika saat ini, semua orang di Mumbai mulai membawa tas kain untuk menggantikan kantong plastik sekali pakai.

"Saya mulai membawa tas kain, dan menaruh semua barang belanjaan ke tas itu. Di pasar, pedagang daging mulai membungkus daging dengan koran daripada plastik," jelas Kamlash.

Belum lama ini, India menyelenggarakan Hari Lingkungan Dunia, yang tahun ini difokuskan pada epidemi limbah plastik. Sekitar 6,3 miliar ton plastik global telah dibuang ke lingkungan sejak tahun 1950, di mana sebagian besar dari sampah plastik tersebut tidak akan terurai hingga 450 tahun.

Baca Lainnya : September 2018, Gerai Makanan Ini Tidak Lagi Pakai Sedotan Plastik

Penggunaan plastik di India sekitar 11 kilogram per tahun, jauh lebih sedikit dengan pemakaian plastik di Amerika Serikat yang mencapai 109 kilogram. Namun, menurut studi pada tahun 2015 lalu, India menjadi salah satu negara yang menghasilkan sampah plastik tertinggi di dunia. Pembungkus plastik, cangkir, dan tas yang bertebaran adalah pemandangan umum di jalan-jalan kota dan pantai di India. Menjadi bagian dari tempat pembuangan sampah seukuran gunung di pinggiran daerah metropolitan utama seperti Delhi.

Pesan tentang denda dan ancaman penjara disebarkan pejabat setempat melalui WhatsApp dengan cerita orang-orang yang telah didenda. Tidak heran banyak orang yang kemudian mematuhi peraturan tersebut.

"Kami semua sangat takut," ucap Kamlash. [DF]

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020