trubus.id
Peristiwa » Pascaupacara Yadya Kasada, Kaldera Bromo jadi Laut...
Pascaupacara Yadya Kasada, Kaldera Bromo jadi Lautan Sampah

Pascaupacara Yadya Kasada, Kaldera Bromo jadi Lautan Sampah

Syahroni - Senin, 02 Jul 2018 06:30 WIB

Trubus.id -- Puncak perayaan Yadya Kasada Suku Tengger, Sabtu (30/6) dinihari berlangsung cukup ramai. Buktinya, di dini hari itu, kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo meningkat tajam. 

Ratusan atau bahkan ribuan wisatawan mendatangi kaldera lautan pasir Gunung Bromo malam itu. Namun sayangnya, dampak yang ditimbulkannya membuat geram dada. Yah, usai puncak perayaan, sampah bertebaran merusak pemandangan.

Baca Lainnya : Gara-gara Puntung Rokok, 76 Hektar Hutan Gunung Bromo Terbakar

Kepala Seksi Wilayah 1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarmin menjelaskan, saat puncak perayaan pengunjung memang membludak.

"Kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo di momen tersebut memang mengalami peningkatan yang cukup drastis," katanya, Minggu (1/7).

Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke acara itu, justru menyisakan sampah berserakan. Para pengunjung meninggalkan begitu saja bungkus makanan dan minuman yang mereka bawa.

"Karena pengunjung saat mendatangi area itu juga tidak lepas dengan bekal makanan dan minuman. Secara otomatis sampah bertebaran," jelasnya.

Banyaknya sampah membuat panorama kaldera Gunung Bromo kurang sedap dipandang. Oleh sebab itu, untuk menangani masalah ini Sarmin akan menggelar kerja bakti. Selain TNBTS, kerja bakti akan melibatkan komunitas Bromo Lovers, Forum Sahabat Gunung, Personil TNI, Polri, Koramil, Disporaparbud Kabupaten Probolinggo, para pelaku UKM dan Ojek Kuda.

Baca Lainnya : Badai Pasir Melanda, Wisatawan Gunung Bromo Diminta Lebih Waspada

"Kami sudah menghubungi pihak mereka, memang setiap kali ada event besar di Gunung Bromo, semua komunitas selalu dilibatkan dalam pembersihan lautan pasir dan Pura Luhur Poten," ujarnya.

Salah satu penggiat Forum Sahabat Gunung, Henry mengaku rutin ikut kerja bakti membersihkan sampah setelah ada even besar di Bromo. Menurut dia, keindangan Bromo harus dijaga.

"Kami selalu sosialisasikan atas upaya menjaga kebersihan di wilayah gunung Bromo, baik kepada masyarakat termasuk wisatawan," jelasnya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020