trubus.id
Peristiwa » Waspada, BMKG Prediksi Peningkatan Kecepatan Angin...
Waspada, BMKG Prediksi Peningkatan Kecepatan Angin di Perairan Cilacap

Waspada, BMKG Prediksi Peningkatan Kecepatan Angin di Perairan Cilacap

Astri Sofyanti - Kamis, 21 Jun 2018 19:30 WIB

Trubus.id -- Para nelayan di perairan Cilacap nampaknya harus bersiap menghadapi bencana. Pasalnya, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Teguh Wardoyo baru saja mengeluarkan peringatan dini adanya potensi peningkatan kecepatan angin di sekitar perairan Cilacap.

"Berdasarkan pantauan kecepatan angin maksimum yang dilakukan di Stasiun Meteorologi Cilacap dan Bandara Tunggul Wulung Cilacap sepanjang hari Rabu (20/6) tercatat 22 knot dan hari ini (21/6) tercatat 15 knot dari arah timur," katanya di Cilacap, Kamis (21/6).

Baca Lainnya : Arus Balik Lebaran, Waspadai Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan

Lebih lanjut Teguh mengatakan, kecepatan angin tersebut relatif lebih kencang dari biasanya yang berkisar 5 sampai 10 knot. Peningkatan kecepatan angin disebabkan karena perbedaan tekanan udara yang signifikan antara belahan bumi utara (BBU) dan belahan bumi selatan (BBS).

"Tekanan udara BBS di Australia bagian selatan terpantau tinggi karena mencapai 1.029 milibar, sedangkan tekanan udara BBU di Samudra Pasifik timur laut Filipina terpantau sangat rendah yakni sebesar 1.009 milibar," papar Teguh.

Menurutnya perbedaan yang cukup signifikan itu mengakibatkan tiupan angin dari daerah tekanan udara tinggi di Australia bagian selatan ke daerah tekanan udara rendah yang ada di sekitar Filipina menjadi lebih kencang dari biasanya.

Dikatakan Teguh, tiupan angin di wilayah Cilacap dan sekitarnya menjadi lebih kencang dari biasanya dan bisa mencapai lebih dari 20 knot.

"Tinggi gelombang maksimum diprakirakan mencapai 2,5 hingga 5 meter. Kami telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan selatan Cilacap hingga Yogyakarta maupun Samudra Hindia selatan Cilacap sampai Jogjakarta,” ujarnya.

Baca Lainnya : BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Bengkulu

Selain itu, pihaknya juga telah mengimbau seluruh warga yang beraktivitas atau melakukan kegiatan yang berhubungan dengan kelautan untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap gelombang tinggi.

“Terutama bagi wisatawan yang sampai saat ini masih banyak mengunjungi pantai di sekitar Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Yogyakarta, untuk tidak mandi di pantai dan selalu waspada terhadap gelombang tinggi yang bisa kapan saja datang,” tegasnya. [RN]

 

 

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020