trubus.id
Status Waspada, Radius Tiga Kilometer Gunung Merapi Harus Dikosongkan

Status Waspada, Radius Tiga Kilometer Gunung Merapi Harus Dikosongkan

Astri Sofyanti - Selasa, 22 Mei 2018 09:38 WIB

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta telah menaikkan status normal Gunung Merapi menjadi waspada.

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Yogyakarta mengimbau warga yang berada di radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi untuk mengosongkan wilayah tersebut.

“Seluruh aktivitas warga di radius tiga kilometer sudah kami kosongkan semua,” ujar Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jogja Wahyu Pristiawan di Yogyakarta, Selasa (22/5).

Meski rekomendasi pengosongan aktivitas hanya sampai radius tiga km, setelah letusan freatik kembali terjadi pada Selasa (22/5) pukul 01.47 dini hari tadi, sebagian warga yang tinggal di radius lima kilometer juga mulai melakukan evakuasi mandiri.

"Sebenarnya di radius tiga kilometer tidak ada penduduk yang tinggal, khususnya di sisi selatan Gunung Merapi," sambungnya.

Meski begitu Wahyu mengatakan sejumlah barak pengungsian telah disiapkan BPBD DIY antara lain Balai Desa Glagaharjo, Balai Desa Baru Argomulyo, PNPM Glagaharjo, SD Tritis (dari Turgo ke Tritis), Balai Desa Wonokerto di Kabupaten Sleman. Sejumlah kebutuhan juga telah didistribusikan untuk kepentingan warga yang mengungsi.

Usai menaikkan status Gunung Merapi, Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, guna mencegah hal yang tidak diinginkan, pihaknya mengeluarkan lima rekomendasi bagi masyarakat kawasan lereng Gunung Merapi.

Rekomendasi tersebut meliputi kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara ditutup kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

19 Okt 2020
19 Okt 2020
15 Okt 2020