trubus.id
Sumut dan China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bisnis

Sumut dan China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bisnis

Karmin Winarta - Senin, 21 Mei 2018 09:10 WIB

Trubus.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk kerja sama bisnis,  seperti yang disepakati Pesiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung mengatakan, hingga saat ini ada 13 perusahaan RRT yang berinvestasi di Sumut,  ke depannya Nurhajizah berharap bisa lebih banyak lagi dan termasuk kerja sama di bidang lain.

Dijelaskannya, 13 perusahaan itu antara lain China Harbour Engineering Co Ltd yang berinvestasi pada proyek jalan Tol Medan-Bandara Kualanamu. Shanghai Electric Power Construction Co Ltd, yang berinvestasi pada proyek pembangkit listrik 2x150 di Kawasan Industri Medan.

Kemudian Guangdong Power Engineering, yang menanamkan modalnya di proyek pembangkit listrik Pangkalan Susu  tahap pertama 2x150  MW.

“Kerja sama antara RRT dan Sumut diharapkan semakin meningkat, ini sejalan dengan semakin membaiknya hubungan Indonesia dan RRT,” kata Nurhajizah, Minggu (20/5/2018).

Bukan hanya di sektor investasi, kerja sama Sumut dengan RRT juga diharapkan semakin meningkat di bidang perdagangan dan pendidikan.

“Kita berharap dapat mempererat kerja sama 'satu sabuk satu jalur dalam program koridor ekonomi komprehensif regional' yang sudah dijalani selama ini,” ucap Wagubsu

Hubungan erat Sumut dan RRT yang selama ini sangat baik ditandai antara lain dengan terbentuknya provinsi bersaudara, yakni Sumut dan Guangdong. Pemerintahan Provinsi Sumut berkomitmen tinggi terus berupaya meningkatkan iklim investasi yang bersahabat.

“Dan itu diharapkan dimanfaatkan RRT dan negara lainnya,” ujar Nurhajizah.

Konjen RRT di Medan, Sun Ang mengatakan, tahun 2018 merupakan peringatan ke-40 Reformasi Tiongkok. Perkembangan ekonomi Tiongkok terus membaik, dimana dalam tiga dekade pertumbuhan ekonomi negara itu mencapai 7,1 persen. Pada 2017, PDRB Tiongkok sudah mencapai 82 triliun RMB.

“Hubungan RRT dan Indonesia sendiri terus membaik, apalagi Presiden Tiongkok  Xi Jinping dan Presiden RI Joko Widodo terus berupaya menumbuhkan kerja sama yang baik dalam segala bidang,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, selama tujuh tahun berturut-turut Tiongkok menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Pada kuartal I 2018, volume perdagangan bilateral meningkat 28 persen dan Tiongkok tercatat merupakan sumber investasi asing utama di Indonesia.

Sun Ang menegaskan, sejalan dengan peningkatan hubungan baik Indonesia dan Tiongkok, maka Sumut juga menjadi salah satu daerah yang dianggap penting untuk menjalin kerja sama yang baik dalam segala bidang. (RP)

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020